JBCNEWS.ID – Pemimpin Gereja Katolik sedunia, Paus Leo XIV, menjadi sorotan saat menyapa warga Aljazair dengan ucapan “Assalamualaikum” dalam kunjungan resminya ke negara Afrika Utara tersebut.
Mengutip laporan CNN Indonesia, Jumat (17/4/2026), salam tersebut disampaikan Paus Leo saat membuka pidato di Monumen Para Martir di ibu kota Aljir.
“Saudara-saudari Aljazair yang terkasih, semoga kedamaian menyertai Anda, Assalamu’alaikum. Saya bersyukur kepada Tuhan karena telah memberi saya kesempatan untuk mengunjungi negara Anda,” ujar Paus Leo dalam pidatonya.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian tur Paus Leo ke kawasan Afrika, dengan Aljazair sebagai destinasi pertama. Ia tiba pada Senin (13/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Paus Leo juga memberikan penghormatan kepada para korban perang kemerdekaan Aljazair. Ia menyerukan pentingnya pengampunan dan menegaskan bahwa perdamaian merupakan kehendak Tuhan bagi seluruh umat manusia.
“Di tempat ini, marilah kita ingat bahwa Tuhan menginginkan perdamaian bagi setiap bangsa,” tuturnya.
Selama kunjungan dua hari itu, Paus Leo juga menyambangi Masjid Agung Aljir dan bertemu dengan imam setempat, Mohamed Mamoun Al Qasim. Dalam pertemuan tersebut, ia menekankan pentingnya dialog antarumat beragama serta makna spiritual dari tempat ibadah.
“Sebuah ruang ilahi dan suci, di mana banyak orang datang untuk berdoa dan mencari kehadiran Yang Maha Tinggi dalam hidup mereka,” kata Paus Leo.
Kunjungan ke Aljazair memiliki makna historis dan spiritual tersendiri bagi Paus Leo. Negara tersebut merupakan tempat kelahiran Santo Agustinus, salah satu tokoh penting dalam tradisi Gereja Katolik yang pemikirannya banyak memengaruhi ajaran gereja hingga kini.
Momen salam “Assalamualaikum” yang diucapkan Paus Leo pun dinilai sebagai simbol penghormatan terhadap budaya dan mayoritas Muslim di Aljazair, sekaligus pesan kuat tentang pentingnya toleransi dan perdamaian lintas agama.






