Sempat Hilang Usai Bentrok di PT SAL, Warga Suku Anak Dalam Ditemukan Selamat

Polisi dan Tim Gabungan Berhasil Temukan Warga SAD Hilang Pasca Bentrok PT SAL

JBCNEWS.ID – Seorang warga Suku Anak Dalam (SAD) yang sempat dilaporkan hilang pasca bentrokan dengan pihak keamanan PT Sari Aditya Loka (SAL) di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Peristiwa ini terjadi setelah aparat kepolisian bergerak cepat melakukan pencarian intensif sejak laporan kehilangan diterima. Warga tersebut berhasil ditemukan di wilayah Desa Tanah Abang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama antara aparat kepolisian dengan masyarakat adat setempat.

“Setelah dilakukan penelusuran dan koordinasi intensif antara aparat kepolisian dan pihak komunitas SAD, warga tersebut akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Erlan, Kamis (16/4/2026).

Sejak awal kejadian, Polres Sarolangun langsung mengerahkan personel untuk melakukan pengumpulan informasi, koordinasi dengan tokoh adat, hingga operasi pencarian di lapangan.

Tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, BPBD, dan Damkar turut dilibatkan dalam proses pencarian. Bahkan, pencarian dilakukan menggunakan perahu karet untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses.

Dalam pelaksanaannya, aparat juga menggelar apel konsolidasi guna menyusun strategi serta membagi titik pengamanan. Personel Brimob dan TNI ditempatkan di wilayah rawan, sementara unit lainnya disiagakan untuk menjaga stabilitas keamanan.

Selain fokus pada pencarian, aparat kepolisian juga melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat adat guna meredam potensi konflik lanjutan.

Koordinasi dilakukan dengan Temenggung SAD untuk memastikan situasi tetap kondusif. Polisi juga menindaklanjuti informasi yang beredar terkait kemungkinan penyerangan susulan.

Namun, setelah dilakukan pendalaman, informasi tersebut dipastikan tidak benar sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.

“Pendekatan persuasif terus dilakukan untuk menjaga stabilitas dan membangun kepercayaan antara masyarakat adat dan aparat,” jelas Erlan.

Pasca ditemukannya warga yang hilang, kondisi di wilayah sekitar PT SAL dilaporkan mulai berangsur kondusif. Aktivitas masyarakat perlahan kembali normal, meski aparat keamanan masih disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan.

Polda Jambi menegaskan akan terus hadir menjaga keamanan dan melindungi masyarakat, terutama dalam situasi konflik seperti ini.

“Kami mengimbau seluruh pihak untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif,” tutup Erlan.

Pos terkait