Kerusuhan Meluas di Meksiko Usai Gembong Kartel El Mencho Tewas

Tewasnya El Mencho memicu aksi balasan dari jaringan CJNG. Di berbagai kota, termasuk Guadalajara, kelompok bersenjata terlihat membakar kendaraan dan menutup akses jalan. Fasilitas umum ditutup, sementara sejumlah maskapai internasional membatalkan penerbangan ke wilayah terdampak.

JBCNEWS.ID – Gelombang kerusuhan melanda sejumlah wilayah di Meksiko menyusul tewasnya gembong narkotika paling diburu, Nemesio RubĂ©n Oseguera Cervantes, yang dikenal dengan julukan El Mencho. Ia tewas dalam operasi militer pemerintah Meksiko yang didukung informasi intelijen dari Amerika Serikat.

Kerusuhan paling parah terjadi di Negara Bagian Jalisco, basis utama Kartel Jalisco New Generation (CJNG). Sejumlah jalan utama diblokade, kendaraan dibakar, dan aktivitas publik dihentikan sementara. Pemerintah daerah mengimbau warga tetap berada di dalam rumah hingga situasi terkendali.

Menurut laporan CNN, operasi penyerbuan dilakukan di kawasan Tapalpa, sekitar 170 kilometer dari Puerto Vallarta. Dalam baku tembak sengit, milisi CJNG yang dilengkapi senjata berat terlibat perlawanan dengan pasukan gabungan Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Garda Nasional Meksiko.

Kementerian Pertahanan Meksiko mengonfirmasi bahwa operasi tersebut memanfaatkan dukungan intelijen AS. Namun, otoritas menegaskan kendali penuh tetap berada di tangan pemerintah Meksiko.

Operasi ini disebut melibatkan satuan tugas baru Amerika Serikat, Joint Interagency Task Force, yang dibentuk untuk memetakan jaringan kartel narkotika lintas negara. Reuters melaporkan, AS selama ini menempatkan Oseguera sebagai target utama dan menawarkan hadiah hingga 15 juta dollar AS bagi informasi yang mengarah pada penangkapannya.

Kerusuhan Balasan Kartel

Tewasnya El Mencho memicu aksi balasan dari jaringan CJNG. Di berbagai kota, termasuk Guadalajara, kelompok bersenjata terlihat membakar kendaraan dan menutup akses jalan. Fasilitas umum ditutup, sementara sejumlah maskapai internasional membatalkan penerbangan ke wilayah terdampak.

Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan perjalanan dan meminta warga negaranya di Meksiko untuk berlindung. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum Pardo menyerukan ketenangan dan menyatakan sebagian besar wilayah negara itu tetap dalam kondisi terkendali.

Sosok dan Jejak Kekerasan

Oseguera (59) dikenal sebagai pemimpin kartel paling kuat dan brutal di Meksiko. CJNG, yang ia dirikan pada 2007, berkembang pesat menjadi organisasi kriminal internasional dan menyaingi Kartel Sinaloa. Kelompok ini kerap dikaitkan dengan serangan terhadap aparat keamanan, penembakan helikopter militer, serta pembunuhan pejabat negara.

Pemerintah AS sejak lama memburu Oseguera atas tuduhan penyelundupan kokain, metamfetamin, dan fentanil dalam jumlah besar ke wilayah Amerika Serikat. Pada 2022, ia didakwa di pengadilan federal AS atas sejumlah kejahatan narkotika dan penggunaan senjata api.

Ancaman Kekerasan Berkelanjutan

Meski kematian El Mencho dipandang sebagai kemenangan besar bagi pemerintah Meksiko, sejumlah pengamat memperingatkan potensi kekerasan lanjutan. Fragmentasi internal kartel dan perebutan kekuasaan diyakini dapat memicu konflik baru di berbagai wilayah.

CJNG selama ini dikenal memiliki struktur longgar dengan ratusan anggota inti dan jaringan kontraktor kriminal yang luas. Kondisi tersebut membuat pembubaran total kartel menjadi tantangan besar bagi otoritas keamanan.

Tewasnya El Mencho menandai babak penting dalam perang Meksiko melawan kartel narkoba. Namun, stabilitas jangka panjang masih bergantung pada konsistensi penegakan hukum dan kerja sama lintas negara dalam menekan jaringan kejahatan terorganisasi.

Pos terkait