UMKM Merangin Masuk Era Digital, Media Sosial Jadi Etalase Baru Produk Lokal

UMKM tidak lagi sekadar memproduksi barang. Kemampuan membuat konten, membangun merek dan menjangkau konsumen melalui platform digital mulai menjadi bagian dari kompetisi bisnis.

JBCNEWS.ID – Persaingan bisnis di Kabupaten Merangin mulai bergeser ke ruang digital. Pemerintah daerah pada September 2026 mendorong pelaku UMKM memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan memperluas pasar.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa tantangan UMKM tidak lagi sekadar memproduksi barang. Kemampuan membuat konten, membangun merek dan menjangkau konsumen melalui platform digital mulai menjadi bagian dari kompetisi bisnis.

Bacaan Lainnya

Pemkab Merangin menggelar bimbingan teknis optimalisasi konten media sosial bagi pelaku UMKM. Pemerintah menilai UMKM memiliki peran penting terhadap pendapatan masyarakat sekaligus penciptaan lapangan kerja.

Data BPS menunjukkan PDRB Merangin atas dasar harga berlaku pada 2025 mencapai sekitar Rp27,87 triliun. Sementara realisasi investasi sampai triwulan II 2026 tercatat sekitar Rp53 miliar. Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi

Angka tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas ekonomi Merangin tidak hanya bergantung pada investasi baru. Perdagangan, UMKM dan konsumsi lokal tetap menjadi bagian penting dari perputaran ekonomi.

Salah satu contoh muncul melalui kegiatan Car Free Day Merangin. Ruang publik tersebut berkembang menjadi tempat olahraga sekaligus aktivitas kuliner. Ribuan masyarakat datang dan lapak UMKM ikut memperoleh manfaat dari keramaian tersebut.

Pemkab Merangin juga menjajaki kerja sama dengan PNM untuk memperkuat UMKM dan ekonomi masyarakat kelas menengah ke bawah. Kolaborasi tersebut mencakup pemberdayaan usaha ultra mikro dan pengembangan ekonomi sirkular.

Pos terkait