JBCNEWS.ID- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, (all time high) di angka 9.000. Lonjakan ini menandai penguatan IHSG selama enam hari berturut-turut dengan akumulasi kenaikan sebesar 4.77 persen. Kemudian pada Rabu (7/1), perdagangan berakhir di level 8.944,81.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melihat pencapaian ini sebagai bukti kuatnya fundamental ekonomi nasional. Ia bahkan memprediksi laju indeks tidak akan berhenti di sini.
“Tahun ini (IHSG bisa) lebih dari 10.000. Itu bukan angka yang mustahil dicapai. Harusnya dengan kebijakan yang lebih sinkron antara pemerintah dengan Bank Sentral, ekonomi kita bisa tumbuh lebih cepat,” ujar Menkeu Purbaya.
Menkeu menambahkan bahwa saat ini pemerintah memegang penuh kendali ekonomi dengan koordinasi yang jauh lebih baik dibanding tahun lalu. Ia memberi pesan khusus bagi para pelaku pasar agar tetap waspada melihat peluang emas ini.
“Itu (pertumbuhan ekonomi) akan melandasi pertumbuhan keuntungan perusahaan juga. Jadi kalau investor-investor yang jeli, jangan sampai ketinggalan,” tambahnya dengan nada optimistis.
Aktivitas perdagangan sangat bergairah dengan nilai transaksi mencapai Rp36,83 triliun dalam satu hari, serta kapitalisasi pasar yang kini menembus Rp16.351 triliun.
Istilah ‘to the moon’ tidak lagi mampu menggambarkan performa IHSG saat ini. Purbaya secara terang-terangan menyebut target IHSG sekarang adalah “to the Mars“, bukan to the moon lagi.






