DPRD Kota Jambi Soroti Aset Daerah yang Belum Produktif, Potensi PAD Masih Besar

Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly bersama anggota Banggar Peninjauan Sejumlah aset daerah yang berpotensi menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

JBCNEWS.ID – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Jambi menyoroti pengelolaan sejumlah aset milik Pemerintah Kota Jambi yang dinilai masih belum optimal. Padahal, aset daerah tersebut berpotensi menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Peninjauan dilakukan pada Selasa (28/7/2026) dengan dipimpin Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly bersama anggota Banggar. Sejumlah lokasi yang dikunjungi meliputi Sport Hall Kota Jambi, kawasan Pasir Putih, Pasar Malioboro, dan eks Istana Anak-Anak.

Kemas mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pengelolaan aset pemerintah.

Menurutnya, aset daerah tidak cukup hanya dipelihara. Pengelolaannya harus diarahkan agar memberikan nilai tambah dan menghasilkan pendapatan bagi daerah.

Salah satu aset yang menjadi perhatian adalah kawasan eks Istana Anak-Anak. Dari hasil peninjauan, masih ditemukan sejumlah kios dan ruang yang belum dimanfaatkan.

Saat ini, sekitar 40 kios tercatat aktif dengan tarif sewa Rp800 ribu per bulan. Dari aktivitas tersebut, pemerintah memperoleh PAD sekitar Rp32 juta setiap bulan atau hampir Rp400 juta dalam setahun.

Kemas menilai angka tersebut masih dapat ditingkatkan apabila seluruh ruang dan kios yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Ia mendorong Pemerintah Kota Jambi mencari formula pengelolaan yang lebih menarik bagi pelaku usaha sehingga aset yang masih kosong dapat segera terisi.

Banggar DPRD Kota Jambi berharap hasil peninjauan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah. Optimalisasi aset dinilai penting agar barang milik daerah tidak hanya menjadi fasilitas yang terawat, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

Dengan pengelolaan yang lebih efektif, aset daerah diharapkan dapat memperkuat PAD sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan Kota Jambi.

Pos terkait