JBCNEWS.ID – DPRD Kota Jambi menggelar rapat paripurna untuk mendengarkan pandangan umum fraksi terhadap LKPJ Wali Kota Jambi Tahun Anggaran 2025, Senin (6/4/2026) sore.
Dalam rapat tersebut, fraksi-fraksi menyampaikan apresiasi atas sejumlah capaian Pemerintah Kota Jambi, seperti pertumbuhan ekonomi, penurunan pengangguran, serta berkurangnya angka kemiskinan.
Namun, DPRD juga menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai masih perlu dibenahi. Pengelolaan sampah menjadi isu utama, disusul penanganan banjir dan tata kelola aset daerah.
Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengatakan pandangan fraksi mencerminkan kepedulian terhadap kondisi daerah dan bukan untuk menyudutkan pihak tertentu.
“Masukan yang diberikan bertujuan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan agar lebih baik ke depan,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana mengapresiasi penilaian positif dari DPRD. Ia mengakui persoalan sampah masih menjadi tantangan, seiring meningkatnya volume limbah rumah tangga.
Menurut Maulana, pemerintah akan memperkuat penanganan sampah dari tingkat rumah tangga melalui program kampung bahagia, termasuk pemanfaatan armada bentor untuk pengangkutan.
“Penanganan akan difokuskan dari sumbernya agar lebih efektif,” ujarnya.






