JBCNEWS.ID- Istri Fiersa Besari, Aqia Nurfadla ditabrak mobil dari belakang saat menurunkan barang dari bagasi mobil. Aqia ditabrak di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (3/1/2025).
Melalui Instagramnya, Fiersa membagikan cerita soal kecelakaan yang dialami istrinya. Saat itu, Aqia tengah membantu manajer Fiersa, Ubay menurunkan barang dari bagasi taksi ditabrak mobil dari belakang. Di saat yang sama, Fiersa sedang menggendong putrinya yang tidur.
“Aqia dan Ubay yang sedang ambil koper di bagasi ditabrak dari belakang dan menjadikan keduanya tergencet antara mobil. Ubay bisa lepas ke samping, Aqia tidak,” tulis Fiersa Besari dilihat dalam Instagram Story pribadinya, Minggu (4/1/2026).
Menurutnya, Aqia sudah teriak kesakitan. Kemudian sopir mobil yang menabrak itu memajukan mobilnya sehingga membuat Aqia semakin terhimpit.
“Sudah teriak kesakitan, sopir mobil yang tampaknya merasa sudah masuk gigi R, memajukan lagi mobilnya, membuat Aqia semakin tergencet,” ujarnya.
Setelah itu, sopir mobil yang berusia sekitar 60-70 tahun itu keluar dari mobil. Ia mengaku sangat marah dengan kejadian tersebut, terlebih karena sikap dari sopir mobil itu yang menawarkan uang Rp 200 ribu untuk damai.
“Reaksi pertama saya adalah marah besar. Tapi, lebih marah lagi ketika bapak ini meremehkan kondisi dengan bilang, paling keseleo. Terus mau kasih Rp200 ribu untuk damai. Meledaklah saya,” ujar Fiersa.
Lalu, ia pun langsung membawa Aqia ke pos kesehatan KAI Gambir untuk mendapat pertolongan pertama. Ubay sendiri menahan si penabrak sampai polisi datang. Sopir itupun mengaku tak mempunyai uang dan mobil yang dikendarai bukan miliknya. Ia pun meminta maaf.
Namun, Fiersa mengaku dirinya marah bukan karena uang. Melainkan sikap sopir yang dinilai menggangap remeh kejadian tersebut.
“Di satu sisi, bapak ini sudah sepuh. Di sisi lain, justru karena dia sudah sepuh, jangan sampai ada korban lain akibat kelalaiannya. Saya tidak bisa membayangkan kalau tadi posisinya Kinasih tidak saya gendong dan ikut tergencet,” ucap Fiersa.
Setelah mendapat penanganan awal, Aqia lalu dibawa ke rumah sakit terdekat untuk rontgen. Dari hasil itu menunjumman tidak ada retak atau patah tulang. Mereka pun membatalkan tiket kereta dan rencana liburan ke Yogyakarta batal.
“Hanya beberapa hari ke depan kemungkinan akan terjadi pembengkakan akibata trauma pada otot,” ucapnya.
Fiersa dan Aqia pun, memutuskan untuk tidak melanjutkan masalah ini di jalur hukum.
Aqia menyebut, jika laporan ini dilanjutkan nantinya akan melibatkan penyitaan kendaraan dan proses ke depannya mungkin harus siap bolak-balik. “Akhirnya Bapak Penabrak dijatuhkan sanksi tilang dan penahanan STNK,” katanya.






