JBCNEWS.ID – Mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Ito Sumardi, menyinggung spekulasi yang beredar mengenai keterkaitan kebakaran kantor Terra Drone di Jakarta Pusat dengan penyelidikan penyebab banjir bandang di Sumatra. Ito menekankan bahwa hal yang paling utama saat ini adalah menyelidiki penyebab kebakaran.
Dalam wawancara dengan KompasTV, Kamis (11/12/2025), Ito mengatakan bahwa Terra Drone adalah perusahaan besar yang bergerak di bidang jasa pemanfaatan drone untuk berbagai kegiatan, terutama pemetaan. Hal ini membuat spekulasi muncul bahwa kebakaran kantor Terra Drone terkait dengan penyelidikan penyebab banjir di Sumatra, karena perusahaan ini pernah mendapat kontrak untuk pemetaan hutan dan lahan sawit.
“Memang kita tahu Terra Drone perusahaan yang cukup besar untuk jasa pemanfaatan drone berbagai kegiatan, untuk mengambil gambar dan pemetaan dua dimensi, tiga dimensi,” ujar Ito.
Ito menambahkan bahwa spekulasi ini masih belum terbukti dan perlu diselidiki lebih lanjut. Ia meminta kepolisian untuk mengecek apakah ada data-data Terra Drone yang hilang dan apakah ada kaitan antara kebakaran dengan penyelidikan banjir di Sumatra.
“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran. Tentunya penyidik akan berangkat dari kasus kebakaran dulu, kemudian mungkin apakah memang ada kaitan dengan data-data yang disimpan, kemudian datanya hilang,” kata Ito.
Ito juga menekankan pentingnya koordinasi antara Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri untuk menyelidiki lebih lanjut mengenai spekulasi yang beredar. “Ini nanti akan menjadi sesuatu yang harus dilakukan secara koordinator antara Polda Metro Jaya dengan Bareskrim Polri,” jelasnya.
Kebakaran kantor Terra Drone terjadi pada Selasa (9/12/2025) dan menyebabkan 22 orang meninggal dunia. Polisi telah menetapkan Direktur Utama Terra Drone, Michael Wishnu Wardana, sebagai tersangka dengan tuduhan kelalaian yang menyebabkan kebakaran.






