Gibran Beri Tips Public Speaking ke Peserta Cerdas Cermat MPR yang Viral Protes Juri

Lomba Cerdas Cermat MPR RI 2026.

JBCNEWS.ID – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR dari SMAN 1 Pontianak di Istana Wakil Presiden. Pertemuan itu menjadi sorotan setelah salah satu peserta, Josepha Alexandra atau Ocha, sebelumnya viral karena memprotes keputusan juri dalam perlombaan tingkat nasional tersebut.

Dalam pertemuan tertutup selama sekitar satu jam itu, Gibran disebut memberikan motivasi sekaligus tips public speaking dan teknik berdebat di depan umum kepada para peserta.

Ocha mengatakan dirinya bersama tim mendapat banyak masukan terkait cara menyampaikan pendapat dengan baik di ruang publik. Menurut dia, arahan tersebut menjadi pengalaman berharga setelah polemik lomba cerdas cermat yang sempat menyita perhatian publik di media sosial.

“kami diberi motivasi dan tips bagaimana berbicara di depan umum dan berdebat,” ujar Ocha.

Pertemuan tersebut juga menjadi simbol dukungan moral terhadap peserta didik yang sebelumnya terlibat kontroversi penilaian dalam ajang LCC Empat Pilar MPR. Ocha mengaku senang dapat bertemu langsung dengan wakil presiden dan menyebut momen itu sebagai penyemangat untuk terus berkembang.

Nama Ocha sebelumnya ramai diperbincangkan setelah video protesnya terhadap keputusan dewan juri beredar luas di media sosial. Saat itu, tim SMAN 1 Pontianak mempertanyakan pengurangan nilai atas jawaban yang dinilai serupa dengan jawaban peserta lain namun memperoleh nilai berbeda.

Kontroversi tersebut memicu kritik publik terhadap profesionalitas penyelenggaraan lomba. Banyak warganet menilai keputusan juri tidak konsisten dan merugikan peserta dari Pontianak.

Merespons polemik itu, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia akhirnya menonaktifkan dewan juri yang bertugas dalam perlombaan tersebut. MPR juga memutuskan akan menggelar ulang lomba sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penilaian.

Pertemuan antara Gibran dan peserta LCC MPR dinilai sebagai upaya meredam polemik sekaligus menjaga semangat generasi muda untuk tetap kritis, percaya diri, dan aktif menyampaikan pendapat di ruang publik.

Pos terkait