46 Peserta Lulus Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional, Implementasi MoA Fakultas Dakwah UIN STS Jambi

Foto peserta telah lulus sertifikasi pembimbing manasik Haji Profesional

JBCNEWS.ID- Implementasi nota kesepahaman (MoA) antara Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi, serta DPW Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) Provinsi Jambi menunjukkan langkah konkret. Setelah menjalani pelatihan intensif selama satu minggu di Asrama Haji Jambi, kegiatan Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional resmi ditutup pada Kamis malam (12/02/2026).

Sebanyak 46 peserta dinyatakan lulus dan kini resmi menyandang predikat sebagai pembimbing manasik haji bersertifikat, siap mengawal dan membimbing jemaah dengan standar kompetensi yang terukur dan profesional.

Bacaan Lainnya

Acara penutupan dihadiri langsung oleh Rektor UIN STS Jambi, Kasful Anwar, Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, serta Dekan Fakultas Dakwah UIN STS Jambi, Ahmad Syukri. Turut hadir Kabid Bina Haji dan Pelayanan Haji, Majdi, serta Kabag TU Kanwil Kemenhaj Jambi, Yan Apriadi, yang juga bertindak sebagai evaluator dalam proses sertifikasi.

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenhaj Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para peserta selama mengikuti pelatihan. Ia menegaskan bahwa sertifikasi ini bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, melainkan bagian dari strategi besar peningkatan mutu layanan ibadah haji di daerah.

“Kami berharap 46 peserta yang dinyatakan lulus malam ini tidak berhenti sampai di sini. Mudah-mudahan Saudara sekalian dapat terpilih menjadi bagian dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) pada musim haji tahun depan,” ujarnya, disambut tepuk tangan peserta.

Menurutnya, kompetensi yang diperoleh selama pelatihan mulai dari penguatan fikih manasik, regulasi perhajian, hingga manajemen lapangan menjadi modal utama dalam menciptakan pembimbing yang tidak hanya memahami aspek syariah, tetapi juga tangguh dalam pengelolaan dinamika di lapangan.

Rektor UIN STS Jambi, Kasful Anwar, yang secara resmi menutup kegiatan, menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan lembaga KBIHU dalam membangun sistem pembimbingan haji yang terstandar dan berkelanjutan.

Menurutnya, keterlibatan FK KBIHU Provinsi Jambi dalam program ini memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktisi lapangan. “Kerja sama ini tidak boleh berhenti pada satu angkatan. Insyaallah, setelah musim pemberangkatan haji tahun ini, pelatihan serupa akan kembali kita selenggarakan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kualitas pembimbingan jemaah,” tegasnya.

Kehadiran para pimpinan dan evaluator pada acara penutupan tersebut sekaligus menegaskan bahwa 46 lulusan ini tidak hanya dilepas secara simbolis, tetapi juga akan berada dalam sistem pemantauan dan evaluasi berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan kualitas layanan jemaah haji Provinsi Jambi terus meningkat dari tahun ke tahun.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, implementasi MoA antara Fakultas Dakwah UIN STS Jambi, Kemenhaj Provinsi Jambi, dan DPW FK KBIHU Provinsi Jambi semakin nyata tidak hanya dalam bentuk dokumen kerja sama, tetapi dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji yang lebih baik.

Pos terkait