JBCNEWS.ID – Aparat kepolisian menangkap tiga terduga pelaku pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Desa Pulau Pauh, Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.
Ketiga pelaku diamankan Unit Reskrim Polsek Merlung setelah menerima laporan dari korban terkait aksi pencurian di kebun sawit setempat.
Kanit Reskrim Polsek Merlung, IPDA Boby Juliantara, membenarkan penangkapan tersebut.
“Benar, kami sudah menerima laporan dan menindaklanjutinya dengan penyelidikan hingga pengamanan tiga orang terduga pelaku,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Peristiwa pencurian terjadi pada Senin (16/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Dua pelapor, Sukur dan Nursin, saat itu melakukan pengecekan sekaligus patroli rutin di kebun sawit mereka di Desa Pulau Pauh.
Di lokasi, korban mendapati sekitar delapan orang tak dikenal sedang memanen buah kelapa sawit menggunakan egrek.
“Saat melakukan pengintaian, para pelaku mengetahui kedatangan kami dan langsung melarikan diri,” kata korban dalam keterangannya kepada polisi.
Korban sempat berupaya melakukan pengepungan, namun para pelaku berhasil kabur. Saat dilakukan pemeriksaan di lokasi, ditemukan satu egrek yang ditinggalkan serta 48 janjang buah sawit yang sudah dipanen.
Barang bukti tersebut kemudian diamankan dan dilaporkan ke Mapolsek Merlung.
Setelah melakukan penyelidikan, polisi mengidentifikasi sejumlah nama yang diduga terlibat. Pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 22.30 WIB, tim Unit Reskrim Polsek Merlung mendatangi rumah terduga pelaku Supriyono di RT 01 Desa Pulau Pauh.
Saat didatangi petugas, Supriyono berada di dalam rumah dan diduga bersembunyi. Ia langsung diamankan tanpa perlawanan.
Petugas kemudian bergerak ke rumah terduga pelaku lain, Gustami, di RT 02 Desa Pulau Pauh. Terduga pelaku juga berada di dalam rumah dan langsung diamankan.
Selanjutnya, polisi menangkap Herudi di lokasi berbeda namun masih di desa yang sama.
“Tiga orang sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Boby.
Ketiga terduga pelaku kini ditahan di Mapolsek Merlung guna menjalani pemeriksaan lanjutan. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain yang sempat melarikan diri saat kejadian.






