JBCNEWS.ID – Pelaksanaan reses Ketua DPRD Kota Jambi di wilayah Bakung Jaya menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspirasi warga mengemuka, terutama terkait lingkungan permukiman, pelayanan publik, serta penguatan kegiatan sosial dan keagamaan menjelang Bulan Suci Ramadhan.
Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyebutkan bahwa dialog langsung seperti ini sangat penting untuk menjaga kualitas demokrasi di tingkat lokal. Menurutnya, kebijakan daerah yang baik harus berangkat dari kebutuhan masyarakat.
“Aspirasi masyarakat adalah fondasi dalam penyusunan kebijakan. Dengan turun langsung, kami bisa memahami persoalan secara utuh, tidak hanya berdasarkan laporan administratif,” kata Kemas Faried.
Sejumlah warga menyampaikan harapan agar DPRD dapat mendorong peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan, pengelolaan kebersihan, serta dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sosial di tingkat kelurahan. Aspirasi tersebut dinilai relevan dengan upaya mewujudkan pembangunan Kota Jambi yang inklusif dan berkelanjutan.
Kemas Faried menegaskan, DPRD Kota Jambi memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap aspirasi yang masuk dibahas secara serius bersama pemerintah daerah. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah kota, dan masyarakat.
“Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Perlu kolaborasi semua pihak agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Selain dialog, kegiatan reses yang dikemas dengan doa bersama juga dinilai memperkuat ikatan emosional antara wakil rakyat dan konstituen. Pendekatan ini dianggap efektif dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
Melalui reses tersebut, DPRD Kota Jambi berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan kebijakan daerah berpihak pada kepentingan masyarakat luas, khususnya dalam menyambut momentum Ramadhan yang sarat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.






