JBCNEWS.ID – Aksi brutal seorang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang menganiaya gurunya terjadi di SMAN 1 Sinjai, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel). Peristiwa tersebut disaksikan langsung oleh ayah pelaku yang diketahui merupakan anggota polisi.
Korban penganiayaan adalah Mauluddin, guru sekaligus Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan di SMAN 1 Sinjai. Sementara terduga pelaku berinisial MR (17), siswa kelas XII di sekolah tersebut.
MR diketahui merupakan anak dari Aiptu Rajamuddin, anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang bertugas di Satuan Lalu Lintas Polres Sinjai.
Peristiwa penganiayaan terjadi di ruangan Bimbingan Konseling (BK) SMAN 1 Sinjai, yang berlokasi di Jalan Persatuan Raya, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara.
Dalam kejadian tersebut, MR diduga memukul korban berkali-kali dan sempat memiting leher Mauluddin menggunakan lengannya. Aksi kekerasan itu berlangsung di hadapan ayah pelaku.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polres Sinjai dan saat ini tengah dalam proses penanganan kepolisian. Pihak sekolah juga telah mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan siswa bersangkutan dari sekolah.
Kepala SMAN 1 Sinjai, Suardi, menyayangkan kejadian tersebut, termasuk sikap ayah pelaku yang dinilai tidak menghentikan aksi kekerasan terhadap guru.
“Yang kami sesalkan karena ayahnya hanya membiarkan anaknya memukul Pak Mauluddin,” ujar Suardi.
Namun, secara terpisah, Aiptu Rajamuddin membantah tudingan tersebut dan menyatakan dirinya tidak membiarkan tindakan kekerasan itu terjadi begitu saja.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman kasus untuk mengungkap kronologi lengkap serta menentukan langkah hukum selanjutnya.






